Kuliah Umum Anti Korupsi Fakultas Hukum Unitas Padang


Senin, 25 September 2017|19:19:17 |Dibaca : 179 Pembaca
about img

Mahasiswa Berperan Tekan Korupsi


Di era globalisasi saat ini, para mahasiswa diharapkan tidak tertinggal dalam segi informasi. Selain itu, sebagai agen perubahan, mahasiswa diharapkan memiliki andil dalam meminimalisir tindak pidana korupsi di lingkungannya.

Hal itu disampaikan Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar, Dwi Samudji, saat menjadi pemateri dalam kuliah umum yang digelar civitas akademika Fakultas Hukum Universitas Taman Siswa, Jumat (15/9), di lantai dua ruang pertemuan Prof Haryono Suyono Universitas Taman Siswa Padang.

Dwi Samudji mengatakan, selama ini tindak pidana korupsi terjadi saat pembangunan fisik. Namun dewasa ini, tindak pidana korupsi dimulai sejak  proses tender.

“Atas dasar inilah kami harapkan peran dan bantuan berbagai pihak untuk memberikan informasi. Termasuk mahasiswa sebagai agen perubahan,” tambah pria asal Malang itu. 

Dwi juga menyampaikan, peran aktif mahasiswa sangat diharapkan dalam mengawasi setiap indikasi tindak korupsi yang terjadi di lingkungannya. “Saudara yang melaporkan adanya indikasi, dilindungi undang-undang dan identitas pelapor dirahasiakan. Jika ada yang membocorkan bisa dituntut secara hukum,” katanya.

Korupsi, dijelaskan Dwi Samudji, tidak terlepas dari integritas dan sikap mental pemangku kebijakan. “Bagi mahasiswa yang notabene calon pemangku kebijakan di masa mendatang, mulai sekarang harus mampu bersikap jujur. Saat di dunia kerja kejujuran itu akan menekan angka korupsi,” harapnya.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Taman Siswa Padang Nur Linda Yenti, usai kuliah umum menyebut, kegiatan itu untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi di kalangan mahasiswa apalagi mahasiswa Universitas Taman Siswa banyak yang sudah bekerja. 

“Kami harap melalui kegiatan seperti ini para mahasiswa mendapat pelajaran dan wawasan baru dari pihak kejaksaan dan tak hanya sekadar teori di ruang perkuliahan seperti biasanya,” sebutnya.

Menurutnya, kuliah umum salah satu agenda rutin Universitas Taman Siswa guna memberikan wawasan dan bertukar pikiran dengan praktisi hukum. “Kami selalu komit dalam memadukan pengetahuan dan menambah wawasan mahasiswa, baik dari akademisi maupun dari praktisi,” tukasnya.

Link Utama